Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Kepada Seluruh Mahasiswa UII,

berikut adalah informasi mengenai tawaran beasiswa dari Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia untuk TA. 2020/2021. Pembukaan pendaftaran mulai tanggal 10 Februari – 10 Maret 2020.  2 tahun yang lalu ada 15 grantees  yang menerima beasiswa, sementara tahun lalu hanya ada 6 grantees. Oleh karena itu, besar harapan kami mahasiswa UII untuk tahun 2020 ini dapat memanfaatkan peluang beasiswa VDMI ini. Demikian informasi ini kami sampaikan.  Informasi lengkap bisa baca informasi di bawah ini atau klik tautan dari Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan berikut.


Berdasarkan surat dari Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia dengan Nomor 106/YVDMI/XII/2019/SCH perihal penawaran Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia Tahun Ajaran 2020/2021, dengan ini kami informasikan tentang penyelenggaraan siklus proses seleksi Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia melalui Online Registration System (ORS).

PERSYARATAN UMUM

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan Beasiswa Van Deventer-Maas Indonesia Tahun Ajaran 2020/2021 adalah sebagai berikut:


  1. Pemohon adalah mahasiswa aktif program Diploma (D3) dan atau program Sarjana (S1) Universitas Islam Indonesia MINIMAL semester 1, MAKSIMAL semester 3 (Diploma), dan MAKSIMAL semester 5 (Sarjana);
  2. Mahasiswa yang berhak mendaftar berasal dari semua program studi di UII, kecuali Hukum, Pendidikan Agama Islam, Ahwal Al Syakhshiyah, Ekonomi Islam, dan Hubungan Internasional;
  3. Memiliki indeks prestasi minimal 3.00 (tiga koma nol);
  4. Berasal dari keluarga yang tidak mampu secara ekonomi;
  5. Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik;
  6. Memiliki prestasi akademik dan atau non akademik;
  7. Aktif berkegiatan sosial;
  8. Tidak berstatus penerima beasiswa lain baik internal maupun eksternal.

PERSYARATAN ADMINISTRASI

  1. Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh Lurah/ Kepala Desa (sesuai KK);
  2. KHS kumulatif yang disahkan;
  3. Surat keterangan penghasilan orangtua (Ayah dan Ibu) dikeluarkan oleh Lurah/ Kepala Desa (sesuai KK) yang terbaru (tahun 2020) atau Slip Gaji yang terbaru (tahun 2020);
  4. Pas foto berwarna ukuran 4×6;
  5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  6. Fotokopi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM);
  7. Fotokopi Kartu Keluarga (KK);
  8. Fotokopi buku rekening atas nama sendiri (halaman yang memuat nomor rekening);
  9. Bukti rekening listrik dan atau rekening telepon;
  10. Esai tentang diri pelamar :
    – Esai ini harus mencakup pembahasan tentang: keluarga, studi, aktivitas sosial, dan prestasi yang pernah dicapai (jika ada); mengapa Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia (YVDMI) harus memilih pelamar sebagai penerima beasiswa; keuntungan apa yang bisa didapatkan pelamar jika pelamar terpilih sebagai penerima beasiswa; dan hal-hal apa saja yang akan dilakukan oleh pelamar untuk lingkungan sosial masyarakat setelah menjadi penerima beasiswa;
    – Esai ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris (lebih diutamakan)
    – Esai terdiri MINIMAL 1,5 halaman; diketik rapi pada kertas ukuran A4; huruf Palatino Linotype; ukuran huruf 11; spasi 1;
  11. Surat Rekomendasi dan keterangan aktif dari Dekan Fakultas;
  12. Surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari sumber lain (bermaterai dan mengetahui Dekan);
  13. Fotokopi sertifikat-sertifikat prestasi, baik akademik maupun non akademik (jika ada);
  14. Form pendaftaran serta dokumen-dokumen yang lain dapat diakses melalui tautan ers.vdms-scholarship.org.

TATA CARA PENGAJUAN

  1. Mahasiswa wajib melakukan pendaftaran secara daring melalui situs web ers.vdms-scholarship.org (dibuka tanggal 10 Februari-10 Maret 2020);
  2. Untuk mengecek kode universitas dapat dilihat melalui tautan http://www.vandeventermaas.or.id/partner;
  1. Berkas pendaftaran dikumpulkan di kantor Direktorat Pembinaan Kemahasiswaan (DPK) UII di Gedung GBPH Prabuningrat/Gedung Rektorat Lantai 2;
  2. Mengisi cek list kelengkapan berkas beasiswa yang sudah disediakan oleh VDMI (silahkan akses di web registrasi) dan cek list dari DPK UII (terlampir);
  3. Berkas diurutkan sesuai cek list dan harus dirapikan sebelum diserahkan ke kantor DPK UII.
  4. Berkas dimasukkan dalam map berwarna biru dan di bagian depan map harus ditulis nama, NIM, Prodi, dan nomor handphone;
  5. Pengumpulan berkas hanya dilayani pada jam kerja (jam layanan). Mahasiswa yang datang pada jam istirahat (12.00-13.00 WIB) atau di luar jam kerja tidak akan dilayani.

JADWAL SELEKSI

No. Keterangan Tanggal Waktu Tempat
1. Pendaftaran secara daring 10 Februari – 10 Maret 2020 Situs web ers.vdms-scholarship.org
2. Pengumpulan berkas 12 Februari – 17 Maret 2020 08.00-16.00 WIB DPK UII
3. Finalisasi pengecekan berkas dan rekomendasi oleh UII 26 Maret 2020 08.00-16.00 WIB DPK UII
4. Pengiriman berkas pelamar ke Kantor VDMI Yogyakarta oleh UII 29 Maret 2020 08.00-16.00 WIB Kantor VDMI Yogyakarta
5. Pengumuman penerima beasiswa VDMS Tahun Ajaran 2020/2021 Juni 2020 Web VDMI dan DPK UII

KOMPONEN BEASISWA

  1. Beasiswa sebesar Rp.650.000,- per bulan yang akan dikirimkan secara langsung ke rekening mahasiswa yang bersangkutan tiap bulan, maksimal sampai semester 8 (Sarjana) dan maksimal sampai semester 6 (Diploma), dengan patokan selesai adalah ujian sidang akhir/ujian skripsi (bukan wisuda)
  2. Bonus kelulusan dan bonus TOEFL (jika ada)*
  3. Peluang untuk mengikuti program-program pengembangan kapasitas diri oleh Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia

*syarat dan ketentuan berlaku

LAIN-LAIN

  1. Beasiswa dapat diperpanjang jika penerima beasiswa memenuhi kualifikasi minimal dalam proses monitoring dan evaluasi yang dilakukan tiap semester oleh UII dan Yayasan Van Deventer-Maas Indonesia.
  2. Informasi lebih lanjut dapat langsung datang ke kantor kemahasiswaan (DPK UII) di Gedung GBPH Prabuningrat/Gedung Rektorat Lantai 2 Kampus terpadu UII, atau dapat menghubungi via telepon (898444, ekstensi 1221 dan 1212).

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

Lampiran

Read more

Persyaratan Pengajuan Ujian Pendadaran / Skripsi Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Psikologi Dan Ilmu Sosial Budaya UII berisi daftar periksa (Checklist) syarat dan keterangan, Blangko Permohonan Ujian Pendadaran, dan lembar foto. Lebih lengkap bisa anda unduh diakses di tautan sini.

 

Kalangwan Inggil dan Sindu Aji asyik memperhatikan Ali Minanto dan M. Iskandar T. Gunawan menjelaskan materi fotografi jurnalistik sore itu. Bahkan keduanya juga aktif merespon lontaran-lontaran pertanyaan dari Ali. Misalnya saat itu Ali Minanto, salah satu pemateri yang juga Dosen Komunikasi UII, itu bertanya tentang pengetahuan foto dan fungsi foto pada peserta.

“Apakah ada yang punya Paspor?” tanya Ali Minanto.

“Saya pak,” jawab Sindu.

Katanya, ia akan pergi ke Bangkok untuk memaparkan hasil penelitiannya. Jawaban itu menjelaskan maksud Ali melempar pertanyaan tersebut. “Fungsi foto kan bisa sebagai informasi, dokumentasi, dan artistik. Nah, Foto dalam paspor kan itu fungsinya memberikan informasi identitas seseorang,” jelas Gunawan, salah satu pemateri Pelatihan kali itu.

“Siapa yang tahu genre-genre foto? Apakah ada yang biasa menerapkan genre-genre itu?” tanya Ali juga.

Kali ini Alisha Bahira dan Alang, nama panggilan Kalangwan, yang angkat suara. Menariknya adalah pernyataan Alang. Alang mengatakan bahwa ia sering dan biasa menerapkan street photography dalam aktifitas fotografi sehari-harinya. Ali dan Gunawan menyimpulkan, dari jawaban-jawaban ini menunjukkan beberapa peserta sudah bukan di level dasar lagi pengetahuan fotografinya.

Alang dan Sindu adalah dua dari 26 pelajar SMPN 4 Pakem yang mengikuti Pelatihan Fotografi Jurnalistik dengan Ali dan Gunawan sebagai mentor. Para peserta adalah pengelola ekstra kurikuler (ekskul) jurnalistik di sekolahnya. Pelatihan yang dihelat pada 23 Januari 2020 ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan pengetahuan foto jurnalistik pada redaksi buletin klub jurnalistik sekolah. “Selama ini kan mereka lebih ke keterampilan menulis, nah pelatihan ini mau dikuatkan skill fotonya,” kata Gunawan.

Tak hanya pemaparan dan diskusi foto, pelatihan juga dilengkapi dengan praktik foto dengan menggunakan ponsel pintar. SMP yang punya konsep sekolah berbasis digital ini membuktikan kelihaiannya. Para peserta diminta ambil gambar dan diunggah dengan tagar yang telah disepakati. “Hasilnya  mengejutkan, ada yang bagus, sudah ada yang sangat lihai main teknik ruang tajam sempit (depth of field), komposisi, dan framing yang bagus,” ungkap Gunawan.

Desyatri Parawangsa, salah satu staf Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi UII, yang ikut mendampingi siswa-siswi praktik juga mengaku takjub dengan apresiasi dan antusiasme para peserta. “Mereka memperhatikan, bertanya, diskusi, dan mau ikut terjun praktik,” kata Desya. Sebuah kemewahan yang jarang ditemui di kelas mahasiswa bahkan, kata Gunawan. “Mereka mau tampil bicara di depan. Untuk mental SMP udah sangat bagus,” tambahnya.

Senada dengan Desyatri, Gunwan mengamini tim dari Prodi Komunikasi UII juga takjub dengan performa siswa-siswa ini. “Kami pikir mereka belum paham, kami akan beri materi dasar. Ternyata ada yang sudah mahir, ada yang bawa kamera semi profesional juga,” tambahnya. Beberapa bahkan sudah mengerti soal segitiga exposure, komposisi, dan ada juga yang bisa menjelaskan pengoperasian dan bagian-bagian kamera,” sambung Gunawan.

Punggawa Prodi Ilmu Komunikasi FPSB UII juga meraup banyak pesan dan kesan dari para pelajar tentang jalannya pelatihan. Lewat ponsel masing-masing, mereka mengunggah kesan ke Mentimeter, aplikasi presentasi interaktif berbasis daring. Ada yang menulis,”Seneng, bisa belajar banyak hal tentang fotografi. Jadi tau macem-macem kamera dan caranya foto pake smartphone.” atau ada pula yang menulis bahwa pelatihan berjalan menyenangkan, seru, dan memberi banyak pengalaman yang tidak pernah didapatkan sebelumnya. Ada pula yang menulis kesan dari pelatihan ini menjadi banyak belajar tentang fotografi, melihat ekspresi orang dan tempat mana yang bagus dan indah untuk didokumentasikan.

Syarat pendadaran dapat anda akses di tautan ini.