Reading Time: < 1 minute

Kpop4planet is looking for Junior Digital Campaigner. The full information is provided below or click here.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by KPOP 4 PLANET (@kpop4planet)

Reading Time: < 1 minute

Sebuah topik yang akan dibahas dan diulas oleh PSDMA Nadim Ilmu Komunikasi UII bersama @habibizaki di acara diskusi bulanan pada dengan tema:

Kartografi Naratif: Berjalan sebagai Metodologi untuk Memetakan Memori Kultural with Zaki Habibi

Hari/Tanggal: Jumat, 3 Desember 2021
Waktu: 09.30 WIB
Tautan Zoom:

Diskusi ini juga akan disiarkan langsung melalui kanal YouTube @ikonisiatv

Jangan sampai ketinggalan, atur pengingat dari sekarang!

Reading Time: < 1 minute

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Tidak terasa sudah sekian lama kita tidak menjalin silatuhrahmi karena pandemi. Oleh karena itu, kami mengundang teman – teman sekalian untuk dapat bergabung di acara Reuni Alumni “Apa Kabar Komunikasi UII?” yang akan dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal: Minggu, 5 Desember 2021
Waktu: 12.00 WIB – Selesai.
Tempat: Omwil Coffe. Jl. Adisucipto No. 6
Yogyakarta

Link Reservasi:

*Undangan berlaku untuk 2 orang (Alumni dan pasangannya).
*mengundang semua alumni dari angkatan pertama hingga sekarang

Demikian undangan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.
Wasalamu’alaikum Wr. Wb. See you there!🙏🏻

 

Reading Time: < 1 minute

Desain oleh Ajeng Putri Andani 

Reading Time: < 1 minute

Assalamu’alaikum wr.wb.

Dengan ini kami mengundang Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UII untuk menghadiri Sosialisasi dan Pembekalan Magang

Jadwal

SABTU, 16 Okt 2021

Jam 13.00 Wib

Zoom

WAJIB untuk mahasiswa angakatan 2018 dan Mahasiswa angkatan sebelumnya yang belum melaksanakan magang. Demikian Informasi ini kami sampaikan atas perhatiaannya diucapkan terimakasih.

Reading Time: 2 minutes

Banyak mahasiswa yang mengira Pusat Studi dan Dokumentasi Media Alternatif (PSDMA) Nadim adalah perpustakaan. Tak heran karena PSDMA Nadim sementara ini, secara fisik, dipenuhi dengan buku-buku. Sebenarnya, banyak hal yang Nadim lakukan. Seperti namanya, pusat studi dan dokumentasi, Nadim melakukan studi dan dokumentasi seperti diskusi, penelitian, dan juga pengumpulan media-media alternatif. Ia adalah Pusat Studi dan Pusat dokumentasi khusus media alternatif.

Perkenalan dengan PSDMA Nadim ini menjadi topik ngobrol santai teatime International Program Communication Department Universitas Islam Indonesia (UII). Teatime ini mengundang Ifa Zulkurnaini, seorang staf sekaligus peneliti di Nadim. Teatime kali ini dipandu oleh Lani Diana, mahasiswa IPC UII Angkatan 2018, pada Jumat, 24 September 2021.

Ifa menjelaskan bahwa PSDMA Nadim digagas salah satunya oleh Muzayin Nazaruddin, Dosen Komunikasi UII (Dosen spesialis Media, Bencana, dan Semiotika) yang saat itu menjabat sebagai Kepala Laboratorium Ilmu Komunikasi UII. “Beliau ingin ada wadah buat mahasiswa yang ingin penelitian, pengabdian masyarakat, sharing pengetahuan, atau diskusi. Janggal kalau diwadahi di laboratorium, nggak nyambung. Jadi dibikinlah PSDMA Nadim ini di tahun 2008,” Jelas Ifa.

Mengenai koleksi di PSDMA Nadim, tidak hanya buku yang dimilki, PSDMA Nadim lebih mengedepankan media alternatif, artinya bukan media yang banyak umum ditemui. Nama NADIM sendiri diambil dari nama seorang bibliografer ribuan manusrkrip di Bagdad bernama Ibn Al Nadim yang hidup pada tahun 990an. Selain mengumpulkan, ia juga membaca dan mengkatalogisasinya. Begitupun PSDMA Nadim, tidak sebatas buku saja yang dimiliki, tapi juga film, pamfet, tabloid, majalah, dan jurnal. “Kalau teman-teman pengin nonton film-film lama, tapi nggak bisa ke bioskop, bisa pinjam di Nadim,” kata Ifa saat cerita tentang koleksi Nadim yang beberapa bisa dipinjam secara online.

Selain mengkoleksi beberapa media alternatif, nadim punya kegiatan yang bisa diikuti oleh siapapun baik mahasiswa ataupun umum yakni diskusi yang dilakukan satu hingga dua kali sebulan. “Tiap bulan diisi oleh mahasiswa atau dosen baik dari UII maupun universitas lain.”

Reading Time: 2 minutes

Hello IPC Friends!
International Program of Communication Universitas Islam Indonesia proudly presents:

Annual Workshop on Globalization of International Program of Communication Universitas Islam Indonesia

This workshop is an annual event organized by the International Program of Communication Universitas Islam Indonesia. Through this workshop, it is expected that students and participants who attend the workshop will be able to get an overview and more understanding about globalization and how to apply the values of globalization with the current situation.

The workshop this year will be entitled *Disaster, Media and Globalization*

The current situation that is very uncertain, both in natural and non-natural conditions and also the rapid distribution through the media, makes information and descriptions about disasters become a close discussion in the current context of globalization.

As told before, through this workshop, we will discuss more deeply how globalization is seen in the context of disasters and also the media.

Speaker:
1. Ruzinoor Che Mat, Ph.D. ( Associate Professor at Universiti Utara Malaysia )

2. Alfi Rahman, Ph.D. ( Head of the Research Center for Social and Cultural Studies Universitas Syiah Kuala )

3. Dr. Herman Felani, S.S., M.A. ( Lecturer at Department of Communications, Universitas Islam Indonesia )

Moderator:
Holy Rafika Dhona (Lecturer of Communication Science Department Universitas Islam Indonesia)

Saturday , 25 September 2021
at 1 p.m to 3.30 p.m (UTC +7)
Via Zoom Meeting:

Or you can access it through youtube in:

Please fill out this form to participate in this workshop:

Don’t forget to join IPC Friends!

Reading Time: < 1 minute

Halo, mahasiswa Ilmu Komunikasi UII!

Dunia Kesehatan dihebohkan dengan kehadiran Covid-19 pada Desember 2019. Virus ini terus menyebar bahkan sampai ke Indonesia. Berbagai macam usaha dilakukan untuk memutus rantai penyebaran. Salah satu usaha yang dilakukan ialah menekan mobilitas masyarakat. Hal ini membuat BPJS Kesehatan perlu untuk melakukan peningkatan pelayanan. mengingat banyak kegiatan yang harus dilakukan secara daring. Lantas bagaimana E-Customer Relationship management di Masa Pandemi ini dilakukan oleh BPJS Kesehatan di masa pandemi covid-19?  

Sebentar lagi sudah masuk semester baru, ya? Namun sebelum itu, yuk, kita pemanasan dulu!

Caranya Ikuti diskusi bulanan PSDMA Nadim Ilmu Komunikasi UII yang berjudul E-Customer Relationship Management di Masa Pandemi: Studi Kasus BPJS Kesehatan Republik Indonesia. Turut menghadirkan Vania Taufik Rahmani sebagai narasumber dalam diskusi kali ini.

Hari, Tanggal : Jumat, 24 September 2021

Pukul : 15:00 wib

Zoom : 

Jangan sampai tertinggal karena banyak pengetahuan yang akan kami bagikan.

 

Reading Time: 2 minutes

Ia sempat dilarang kuliah Program Internasional di Komunikasi UII. Alasannya tak lain adalah jarak kampus yang jauh dari kampung halaman. Dengan tekad dan niat, ia tidak henti-henti meyakinkan keluarganya agar memperbolehkannya menempuh pendidikan di program internasional Ilmu Komunikasi UII Yogyakarta. Akhirnya kerja kerasnya pun terbayarkan dengan izin keluarganya untuk berkuliah di UII melalui jalur Seleksi Berbasis Rapor (SIBER).

Ia adalah Arul Setiawan. Orang biasa memanggilnya Arul. Di kota tempat tinggalnya, pemuda ini sudah meraih berbagai prestasi yang membanggakan. Contohnya, ia menjadi Wakil Duta Budaya Bujang Song Benuo Taka 2021 dan Duta Wisata Benuo Taka 2018. Di umurnya yang masih muda, ia sudah mengepakkan sayapnya di sana sini.

Pemuda berumur 20 tahun ini merupakan salah satu dari 25 mahasiswa baru program studi Ilmu Komunikasi kelas internasional 2021. Dengan berkuliah di Jogja, Ia ingin mencoba pengalaman baru dan lebih menantang katanya. Ia punya pendapat bahwa ia harus mencoba sesuatu hal yang belum pernah ia dapat selama Ia hidup.

“International Program bukanlah hal yang harus ditakuti karena kelas Bahasa Inggrisnya. Tetapi, karena kita punya niat, tekad dan ingin berusaha menjadi lebih baik,, yakin kita bisa menghadapinya,” ujar pria asal Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ini saat dihubungi via pesan Instagram @arl_sulaiman12, Jumat (03/10/2021).

Arul mengatakan dengan bersemangat bahwa di masa depan, ia ingin punya pekerjaan impian. Ia ingin menjadi diplomat dan pengusaha yang sukses. Dengan penuh harap, ia berdoa agar UII akan dapat membantunya dalam mewadahi dan menjadi batu loncatan sehingga elak ia menjadi seseorang yang sukses dan berprestasi.

“Saya sangat berharap dapat memahami setiap materi yang disampaikan dosen. Saya juga ingin menjadi salah satu mahasiswa yang selalu taat dalam segala hal,” katanya berkomitmen. “Saya juga ingin menjadi mahasiswa berprestasi di ranah nasional bahkan internasional untuk membanggakan UII tercinta dan pastinya keluarga,” imbuhnya.

Sebagai kaum muda, Arul merasa masih banyak kekurangan. Ia berpendapat masih harus belajar agar dapat berguna serta menginspirasi orang banyak. Kelak Arul ingin menjadi generasi muda islami yang berkarakter, berani tampil, serta menjadi generasi bangsa yang cerdas.

==============

Penulis/ Reporter: Erinna Zandra (Mahasiswa Komunikasi UII, Angkatan 2017, Mahasiswa Magang di International Program at Prodi Komunikasi UII)

Editor: A. P. Wicaksono