“Habis ini kita akan nyobain kuliner unik dan khas surabaya yang lain, ikuti kami terusnya,” begitu kata Annisa Putri Jiani dan Nurul Diva Kautsar presenter program Rasa-rasa, program acara yang baru dari Uniicoms TV, sebuah TV daring di Universitas Islam Indonesia. Kalimat-kalimat ajakan itulah yang kini sehari-hari selalu mengemuka berulang di ruang studio editing Uniicoms TV di Prodi Ilmu Komunikasi UII. Rencananya, tayangan ini akan diluncurkan di Channel Uniicoms TV menyambut mahasiswa baru. Saat ini Uniicoms TV dikelola oleh Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi UII yang diisi oleh tenaga-tenaga tim prodi Ilmu Komunikasi UII, relawan, dan kru yang muda, kreatif, energik.

Rata-rata kru dan pegiatnya adalah anak-anak muda yang punya begitu ragam ide khas milenial. Namun bedanya, anak-anak muda di Uniicoms TV tak sekadar milenial, populer, dan muda, melainkan punya visi mulia dalam tiap sajian kreatifnya: empowering and inspiring. Ya, bersama menjadi berdaya dan inspirasi. Maka tentu program apapun yang diproduksi adalah hasil kreasi yang mengajak khalayaknya berdaya dan menginspirasi.

Meskipun acara kuliner seperti ini sudah populer dan banyak, Nurul Diva, Digital Public Relation Uniicoms TV, yakin model acara kuliner yang kali ini justru kuat dengan misi yang mulia: empowering and inspiring. Nurul yang juga adalah presenter acara kuliner ini mengatakan Uniicoms TV mengajak kaum muda untuk tidak lupa akar budaya dan tradisinya lewat program acara kuliner yang diberi nama “Rasa-Rasa”. Menurutnya, sudah saatnya ada program TV alternatif, di tengah merebaknya acara TV yang tidak mendidik, yang juga mempertahankan warisan budaya tradisional pada generasi muda kekinian. “Sepengamatanku, uniknya yang makan di sini anak mudanya sedikit,” kata Nurul menjelaskan keadaan warung-warung yang dikunjungi untuk masuk dalam program.

Pada kesempatan episode pertama ini, Tim Uniicoms TV mengangkat kuliner-kuliner yang khas dan yang tidak biasa di Surabaya seperti Lontong Balap dengan lentho, Rawon Pak Gendut, hingga Rawon Kalkulator. Rawon kalkulator misalnya, adalah salah satu tempat wisata kuliner yang membuat khalayaknya terhenyak dengan cara uniknya di warungnya, kata Nurul Diva, dari lokasi produksi di Surabaya pada 27 Juli 2019. Simak keunikannya di saluran Uniicoms TV.