Tag Archive for: magang

Mahasiswa magang

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), M. Rangga Maulana membagikan pengalamannya selama magang di PT. Televisi Transformasi Indonesia (Trans TV) pada periode Januari hingga Februari 2026. Baginya, magang memberikan banyak keseruan sekaligus mengasah kemampuannya untuk menyiapkan karir profesional.

Magang merupakan kurikulum wajib di  Program Studi Ilmu Komunikasi UII, yang akan diambil di semester 8. Mata kuliah Magang dianggap penting untuk mempersiapkan karir di dunia profesional nantinya. Selain itu magang juga sebagai sarana mempraktikkan ilmu baik teori maupun praktik yang sudah dipelajari saat masih duduk didalam kelas. Berbagai macam perusahaan membuka peluang magang bagi mahasiswa semester akhir. Perusahaan nasional maupun internasional.

Mahasiswa angkatan 2021 tersebut  mendapat kesempatan menjadi bagian digital creative marketing. Yakni mengolah kembali berbagai program yang telah tayang di Trans TV menjadi tayangan Youtube TransTV. Kemampuan editing, copywriting, dan kreativitas sangat dibutuhkan dalam dunia profesional. Termasuk dunia media yang harus serba cepat dan akurat. Selain itu, Rangga merasakan mendapatkan banyak hal selama ia melakukan magang.

“Untuk input yang saya dapatkan selama magang ini tentunya beragam ya. Seperti manajemen data program dan pengintegrasian aplikasi digital. Tidak hanya itu pengalaman juga menjadi hal penting yang dapatkan disini. salah satu pengalaman yang saya dapatkan adalah ikut terlibat dalam perayaan HUT TRANSMEDIA,” pungkas Rangga. 

Rangga juga mendapatkan soft skill selama ia melakukan magang, seperti manajemen waktu, manajemen data, problem solving, berpikir kreatif, adaptif dalam lingkungan kerja yang dinamis, serta kecerdasan emosional. Menurutnya, kemampuan seperti ini sangat mendukung hard skill yang juga ia dapatkan. Kemampuan tangkas namun jika tidak didukung pengelolaan diri yang baik juga tidak akan mendapat hasil yang maksimal.

Pengalaman-pengalaman ini yang akan mengantarkan Rangga dan mahasiswa lain yang melakukan magang untuk menjadi profesional yang berkualitas. Karena tidak ada hal besar yang didapat jika tidak melakukan hal-hal kecil terlebih dahulu. Seperti pesan Rangga pada adik-adik tingkatnya.

“Teruslah berproses dimanapun, jangan pernah membuang-buang waktu, dan beranilah untuk mengambil kesempatan sekecil apapun. Selalu libatkan Allah dalam urusanmu. Tetaplah semangat walau banyak rintangan, teruslah bangkit walau sering jatuh, dan tetaplah berusaha walaupun pernah gagal. Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak akan pernah dimenangkan.” Tutupnya.

Sosialisasi dan Pembekalan Magang 2025 ‘Becoming a Young Professional Preparing Yourself for Internship Challenges’

Magang menjadi ruang mahasiswa tingkat akhir untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajarinya di dunia kerja. Pemilihan kerja magang disesuaikan dengan keilmuan para mahasiswa, untuk mendukung hal ini Jurusan Ilmu Komunikasi, UII menggalar “Sosialisasi dan Pembekalan Magang 2025” untuk mahasiswa angkatan 2025.

Mengambil tema Becoming a Young Professional Preparing Yourself for Internship Challenges, kegiatan ini dilaksanakan pada 22 November 2025 di Ruang Auditorium, Lt. 5 Gedung KH. A Wahid Hasyim. Menghadirkan tiga pembicara dengan latar belakang berbeda, harapannya mahasiswa semakin memantapkan diri atas pilihan-pilihan magang yang akan dilajalankannya.

Sekretaris Prodi Ilmu Komunikasi, UII Muzayin Nazaruddin, S.Sos., M.A., Ph.D. menyampaikan kepada mahasiwa angkatan 2022 untuk menunjukkan potensi terbaik saat menjalankan magang, karena tak sedikit karir dimulai dari proses tersebut.

“Mahasiswa Ilkom sebaiknya menyelesaikan skripsi terlebih dahulu sebelum magang agar bisa fokus penuh dan menunjukkan potensi terbaik selama magang. Dengan begitu, mereka dapat memperoleh rekomendasi kuat, membangun kepercayaan diri, dan membuka peluang karier yang solid, karena magang adalah masa krusial yang menentukan kelulusan dan awal karir,” ujarnya.

Peluang Magang untuk Mahasiswa Ilmu Komunikasi

Tiga pembicara didtangankan, mulai dari pemerintahan, industri kreatif, hingga perusahaan yang bergerak dalam industri kecantikan.

Noer Cholik, Staf Divisi Pengelolaan Informasi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyampaikan tugas utama dalam penanganan Gunung Merapi. Beberapa peluang magang untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi antara lain pembuatan konten kreatif, komunikasi publik, event edukasi, komunikasi risiko, hingga analisis infokom.

“Ngomongin Gunung Merapi bukan hanya soal gunungnya, tapi juga penghidupan dan budaya masyarakat di sekitarnya. Strategi mitigasi harus tepat dan informasi diberikan dengan bahasa yang mudah dipahami, di sinilah Ilmu Komunikasi menjadi kunci. Warga punya kesiapsiagaan tanpa kepanikan, dan komunikasi publik wajib melatih penanggulangan bencana. Di era informasi yang berlimpah, mahasiswa magang punya peluang besar untuk terlibat dalam konten kreatif, edukasi, komunikasi risiko, dan analisis informasi, dengan keberanian terjun langsung ke masyarakat,” ungkanya.

Pembicara kedua adalah Farell Adhitama, Human Resource Manager di Kenapa Creative. Bergerak dalam agency creative, ia menyampaikan bagaimana membuat CV yang bisa dilirik oleh company.

“Mahasiswa Ilmu Komunikasi harus memaknai setiap karya secara holistic demi memuaskan klien, bukan sekadar membuat campaign. Ada berbagai peran penting dalam tim, seperti strategic director, content creator, dan art director, yang menawarkan peluang sesuai minat, terutama bagi yang fokus pada visual. Dalam membangun CV dan portofolio, perlu menonjolkan konteks, masalah, solusi, dan hasil, serta mengedepankan riset, curiosity, inisiatif, dan growth mindset agar pengalaman magang lebih bermakna dan relevan,” pesannya kepada mahasiswa.

Sementara sesi terakhir disampaikan oleh Annisa Amalia Ramadhani, Head of People and Culture dari PT. AVO Innovation Technologhy menjelaskan detail program magang di perusahaanya, yakni Future League Internship Program (FLIP). Industri yang bergerak dalam bidang kecantikan ini selalu melakukan inovasi, sementara ide-ide segar dari Gen Z menjadi salah satu support terbesar dalam setiap kesuksesannya.

“Program Magang Future League Internship Program (FLIP) yang sudah berjalan delapan batch dengan 10-15 posisi memberikan bimbingan awal sebelum penempatan di divisi masing-masing. Program ini dipertahankan karena kedekatan CEO dengan mahasiswa, memungkinkan ide-ide segar kepada perusahaan dan keberagaman yang mengikuti tren saat ini. Di tengah persaingan, mahasiswa Ilmu Komunikasi yang relate dengan marketing communication dari berbagai brand di AVO bahkan dapat bekerja dalam satu tim dengan saya,” tandasnya.

Informasi magang

SIG Internship Program 2025

Pendaftaran Batch 1: 15 – 29 Desember 2024

Detail informasi dapat dilihat pada poster:

Informasi magang

SIG Internship Program

magang ANTV

Lowongan magang di ANTV, berikut informasi selengkapnya:

Posisi: 

  1. Promo Off Air
  2. Creative Social Media
  3. Editor Social Media

Kualifikasi:

  1. Mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Komunikasi/Broadcasting (1,2,3)
  2. Tertarik di bidang event (1)
  3. Mampu menggunakan aplikasi editing (Capcut, Adobe Premier) (2,3)
  4. Mampu memahamin prinsip social media & aplikasinya (2,3)
  5. Mampu mengoperasikan Ms. Office
  6. Bersedia magang minimal 6 bulan
  7. Ready join ASAP

Informasi selengkapnya:

https://www.linkedin.com/posts/cakrawalaandalastelevisi_magangkeren-antvlife-promooffair-activity-7267757097885265920-9eVl

Harian Kompas Internship Program Batch 1 - 2025

Informasi magang di Harian Kompas Internship Program Batch 1 -2025 

Pendaftaran: 21 November 2024 – 8 Desember 2024

Posisi:

  1. Editorial (Journalist, periset foto, videgrapher, motiongrapher, editorial illustration, infographic designer, social media-YouTube, Secretary & admin)
  2. Business (Digital marketing, growth marketing, brand partnership, social media assistant, videographer-PBK, graphic designer-PBK, graphic designer-marchandise)
  3. Research and Development (Research assistant, content development, book copyeditor, book designer)
  4. Technology (Software engineer, UI/UX designer)
  5. Human Resources (HR generalist & employer branding, software engineer)

Informasi selengkapnya:

https://www.linkedin.com/posts/harian-kompas_theinternkompas-multimediamencerahkan-activity-7265544193056358400-ddrm

 

 

Lowongan magang

Informasi Lowongan magang atau internship, terbuka untuk mahasiswa Ilmu Komunikasi. Berikut informasi selengkapnya:

Sosmed Spesialist

Lowongan magang

Lowongan magang medsos spesialist

Creative Team

Lowongan magang

Lowongan magang creative team

BPPTKG

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta lakukan penjajakan kerja sama dengan Prodi Ilmu Komunikasi pada 25 Juli 2024. Diskusi mengerucut pada potensi-potensi kolaborasi yang bisa dilakukan kedua belah pihak.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Agus Budi Santoso memaparkan bahwa jumlah masyarakat di sekitar lereng Gunung Merapi mencapai 75.410 jiwa. Tingginya risiko erupsi pada Merapi membuat pihaknya harus terus melakukan adaptasi dalam hal mengkomunikasikan intruksi kepada masyarakat.

Tercatat erupsi Merapi tahun 2010 menyebabkan 386 korban meninggal termasuk juru kunci yakni Mbah Maridjan. Letusan dimulai 26 Oktober dan puncaknya tanggal 4 hingga 5 November 2010 itu adalah erupsi paling dahsyat dengan skala 4 dan luncuran awan panas mencapai 15 km.

“Butuh peran akademisi untuk mengidentifikasi apakah selama ini tahap yang dilakukan untuk mendorong adaptasi masyarakat itu sudah tepat. Sehingga masyarakat bisa merespon setiap intruksi dengan baik dan tidak terulang lagi kejadian masyarakat tidak mau di evakuasi,” ujarnya.

Niat baik tersebut disambut terbuka oleh Prodi Ilmu Komunikasi UII, beberapa dosen telah aktif dalam riset kebencanaan sehingga hal ini memungkinkan untuk dilakukan.

“Sudah ada dosen-dosen yang biasa melakukan program terkait kebencanaan, sehingga mungkin akan lebih relevan untuk kerjasama. Penelitian dan kajian Pak Muzayin dan Pak Anang sudah melakukan penelitian di Merapi,” ujar Kaprodi Ilmu Komunikasi UII, Iwan Awaluddin Yusuf.

Beberapa tawaran yang telah didiskusikan dalam momen tersebut antara lain pemagangan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UII dalam bidang media di BPPTKG, projek tugas akhir terkait dokumentasi pembuatan film, hingga kolaborasi konten dalam YouTube IkonisiaTV.

Potensi-potensi dari Prodi Ilmu Komunikasi UII memberikan angin segar pada BPPTKG Yogyakarta, pihaknya sangat berharap upaya-upaya tersebut mampu mengoptimalkan mitigasi bencana sehingga meminimalis risiko korban jiwa.

“Kerja sama ini diharapkan mampu menjadi pendukung pelaksanaan tugas fungsional dari BPPTKG sebagai pelaksanaan mitigasi bencana,” tandas Kepala BPPTKG Yogyakarta.

Dalam penjajakan kerja sama tersebut hadir pula Nor Cholik dan Kebak Alam Setiyawan dari pihak BPPTKG Yogyakarta, sementara dari Prodi Ilmu Komunikasi UII yakni Anang Hermawan dan Muzayin Nazarudin keduanya adalah dosen yang intens dalam riset kebencanaan.

Magang

Informasi magang untuk mahasiwa Ilmu Komunikasi, PT. Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) tengah membuka kesempatan untuk mahasiswa yang tertarik dengan berbagai bidang kerja komunikasi di bawah ini:

Posisi:

  1. Corporate Communication
  2. Quantitative Research
  3. Marketing Planner
  4. Accounting
  5. Procurement

Kualifikasi:

  1. Mahasiswa tingkat akhir jurusan Boardcasting, Perfilman, Ilmu Komunikasi, Public Relatios, dan DKV
  2. Siswa atau mahasiswa jurusan Akuntansi
  3. Menguasai tools graphic design
  4. Bersedia magang selama 3 bulan
  5. Siap bergabung secepatnya

Kirim CV ke [email protected] dengan subject posisi yang dilamar

Selengkapnya:

https://www.linkedin.com/posts/cakrawalaandalastelevisi_magangkerenantv-antvlife-magang-activity-7152521010947178496-GDVj

Mahasiswa asing magang di Ilkom

Lena, mahasiswa asal Jerman, memilih magang di Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi UII sejak awal April lalu. Pengalaman menarik ia dapatkan selama hampir dua bulan  bergabung, mulai dari produksi film hingga ikut terjun dalam pengabdian di Kampung Nelayan Morodemak, Demak, Jawa Tengah.

Mahasiswa asal University of Cologne, Jerman, ini sebenarnya mengambil jurusan Antropologi dan Islamic Studies, maka sangat relate baginya bergabung dan mencari tahu perspektif Islam di kampus UII. Lantas mengapa memilih magang di Prodi Ilmu Komunikasi, di mana secara keilmuan cukup berbeda dengan jurusan yang ia ambil?

Lena menjelaskan, dalam Ilmu Antropologi yang selama ini dipelajarinya, sebagian besar penelitian tentang masyarakat informasinya hanya berkutat pada kelompok akademik. Sementara dirinya ingin belajar dan mendapatkan pengetahuan lebih dinamis lagi, salah satunya lewat media  film.

Di Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi memang ada laboran sekaligus sineas film dokumenter yakni Marjito Iskandar Tri Gunawan yang aktif memproduksi film dokumenter dan kerap berkontribusi dalam festival bergengsi di dalam maupun luar negeri. Maka sangat tepat bagi Lena untuk belajar bersama Prodi Ilmu Komunikasi UII.

“Saya memilih magang di Ilkom UII karena saya tertarik bagaimana bisa membuat film dokumenter dan film edukasi. Alasannya khusus kuliah Antropologi. Di Antropologi ada banyak penelitian tentang masalah masyarakat tetapi informasinya hanya tersirkulasi di kelompok akademik. Film bisa menjadi cara untuk menyebarluaskan informasi-informasi ke banyak kelompok sosial,” terang Lena saat diwawancarai.

Benar saja, selama hampir dua bulan magang, beberapa proyek telah diikutinya. Mulai dari produksi film dokumenter di Pondok Pesantren Tunarungu-Tuli Jamhariyah di Sleman hingga terjun dalam pengabdian di Kampung Nelayan tentang pemberdayaan yang diberikan kepada Nelayan Perempuan di Morodemak, Demak, Jawa Tengah.

“Biasanya saya ikut proyek film dan video di Ilkom, seperti membuat video pendek di studio atau film dokumenter di Pondok dan di Demak. Selain itu saya juga diberi kesempatan melakukan proyek kecil sendiri tentang kuliah di luar negeri yang dibantu oleh teman-teman lab IIkom,” tambahnya.

Pengalaman memproduksi film pendek yang dilakukan oleh Lena terbagi menjadi tiga series film berlatar angkringan khas Kota Yogyakarta yang dikemas sebagai tempat bertukar cerita, memotret keberagaman masyarakat dari bahasa dan budaya, hingga obrolan yang menarik mahasiswa dari berbagai daerah bahkan negara.

Series bertajuk “Nongkring: Ngobrol di Angkringan” merupakan ide dari Lena yang disempurnakan dengan kolaborasi bersama tim Laboratorium Prodi Ilmu Komunikasi UII.

“Ide awalnya dari Lena, kita membantu mengembangkan dan memberikan gambaran dan mematangkan konsep,” terang Marjito Iskandar Tri Gunawan yang mendampingi Lena selama magang.

Dari berbagai kegiatan yang Lena ikuti, ia menemukan berbagai peristiwa dan kondisi yang sebelumnya tak ditemukan di lingkungan akademisnya saat di Jerman. Ia menemukan hal baru dari anak-anak tunarungu yang belajar dan tidak tinggal bersama orang tuanya lewat Pondok Pesantren khusus, hingga perempuan nelayan yang harus berjuang mencari nafkah karena suaminya tak mampu bekerja karena berbagai alasan yang memaksanya bergantung pada perempuan.

Selain itu pengalaman naik kapal karena bencana rob di Kampung Nelayan Morodemak membuatnya melihat berbagai realitas yang terjadi pada masyarakat. Lewat produksi film dokumenter, Ilmu Antropologi yang dipelajarinya menjadi semakin dinamis, dan yang paling penting informasi dapat disampaikan melalui film yang dapat disaksikan secara langsung bukan hanya soal cerita.

Ia menceritakan pengalamannya selama di Kampung Nelayan, melihat perempuan nelayan yang berjuang untuk melanjutkan hidup di tengah-tengah rob dan berbagai keterbatasan akses. Salah satu komunitas yang bernama “Puspita Bahari” adalah pelopor nelayan perempuan yang banyak mengubah hidup yang awalnya putus asa kembali memiliki harapan.

“Di sana saya ikut tim film dokumenter. Kami ikut komunitas perempuan nelayan (Puspita Bahari) dan dikasih tahu bagaimana perempuan-perempuan ini mencoba berdaya dan bagaimana mereka membantu warga Demak,” jelas Lena.

“Pada hari lain kami berkunjung ke desa yang dulu terletak di tengah sawah. Sekarang desa tersebut dikeliling air laut dan hanya bisa diakses dengan naik kapal. Di antara rumah-rumah ada jembatan kecil dan banyak rumah hanya bisa dimasuki dengan cara menunduk karena atap menjadi sangat rendah. Sangat sedih lihat situasi warga ini. Banyak orang mau pindah, tetapi banyak orang tidak punya cukup banyak uang untuk pindah. Alasan lain, keterikatan antara tempat asal dan pemilik terlalu kuat,” tambahnya.

Lena bersyukur dapat bergabung dengan tim pengabdian di Kampung Nelayan tersebut, selain membantu produksi film dokumenter ia meyakini bahwa tak banyak yang tahu kisah tersebut.

“Alasan untuk ikut Ilkom ke Demak adalah situasi banjir di Demak. Tidak banyak orang tahu tentang masalah dan situasi di sana, jadi warga desa yang hampir dibanjiri sendiri tanpa banyak bantu, karena pemerintah juga tidak mendukung banyak dan tidak memberi alternatif kehidupan lain,” jelasnya.

Terakhir, ia merasa berkesan telah bergabung dan magang di Prodi Ilmu Komunikasi. Banyak informasi baru tentang kondisi masyarakat yang diketahuinya. Selain itu ia belajar banyak tentang film.

“Selama magang di Lab, saya dikasih banyak pengalaman, khususnya tentang bagaimana membuat film dokumenter dan proses produksi atau ambil video untuk film dokumenter. Tetapi saya juga memperoleh wawasan format video-podcast dan kesempatan kreatif studio film,” ujar Lena.

“Selain itu saya juga dikasih tahu lebih banyak tentang bermacam-macam cara hidup di Indonesia, saya juga belajar banyak tentang Islam karena teman-teman UII beragama Islam. Jadi saya bisa belajar dari mereka bermacam-macam interpretasi Islam dan kehidupan Islam sehari-hari. Akhirnya saya harap saya bisa meningkatkan Bahasa Indonesia saya dan saya bersyukur sekali untuk tim Lab yang selalu sangat sabar dengan saya dan mengajari saya banyak hal,” pungkas Lena.

Itulah cerita dan pengalaman Lena, mahasiswa asal Jerman yang memilih magang di Prodi Ilmu Komunikasi UII. Belajar tentang Islamic Studies di kampus Islam dan film menjadi  pengalaman yang sangat menarik.

Informasi magang

Dibuka pendaftaran magang atau internship program di PDMA Nadim Ilmu Komunikasi UII Tahun 2023. Kali ini PDMA Nadim membuka kesempatan magang khusus mahasiswa Ilmu Komunikasi UII yang telah mencapai syarat minimal atau izin dari DPA dan DPS.

Bagi mahasiswa yang tertarik mengikuti magang di PDMA Nadim Ilmu Komunikasi UII berikut syarat dan ketentuannya:

Syarat:

  1. Mahasiswa Ilmu Komunikasi UII (Semester akhir)
  2. Peminatan Jurnalisme/ Kajian Media/ Media Kreatif
  3. Mampu mengumpulkan output sejumlah 50 foto

Cara daftar:

Kirim proposal magang ke alamat email [email protected]

Contact:

087838354053 (Chat Only – Putri)

Periode pendaftaran:

Tidak ada batasan

#internshipprogram
#magang
#programmagang
#PDMANadim
#Ilmukomunikasiuii