Yogyakarta-Fotografi merupakan seni yang mengandalkan akal dan perasaan dalam menciptakan karyanya. Kejelian menentukan perspektif merupakan hal yang dituntut untuk bisa menghasilkan karya yang bisa dinikmati. Kladij Sluban seorang fotografer dari Prancis yang pernah bersama maestro street photography , Henri Cartier Bresson dan fotografer prancis lainnya (Marc Riboud dan William Klein) mengampu sanggar kerja fotografi di Penjara anak-anak Fleury-Megoris, Essone (1995-2005),  mengajak mahasiswa untuk berdiskusi seputar konsep Subjektif dalam dunia fotografi.  Sluban menjelaskan bahwa suatu foto akan memiliki pemaknaan terkait rasa yang berbeda jikalau menggunakan perspektif yang berbeda.

Kegiatan diskusi dikemas dalam bentuk seminar Fotografi bertajuk The Art of Seeing: Author Photography (16/10/2017). Seminar ini merupakan inisiasi dari Warung Prancis UII bekerja sama dengan Prodi Ilmu komunikas UII yang digelar di Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia, tepatnya di Ruang RAV Gedung  Komunikasuii UII lantai 3.

Fotografer kelahiran Paris, 3 Maret 1963 tersebut juga memutarkan video tentang proyeknya yang mengajarkan fotografi kepada para tahanan anak-anak dan remaja. Melalui pemutaran video tersebut memberikan kemudahan kepada mahasiswa dalam memahami bagaimana konsep subjektif dalam dunia fotografi yang dimaksudkan oleh fotografer pemegang gelar Master di Bidang Literarur Inggris-Amerika tersebut.  “Nobody else can do the photo you do. You are alone in the world to be able to do the photo you do,” Ujar Sluban. “ A photo must be down from your self to be truth, to be good” that’s no trick, thats the only answer,” tutupnya dalam seminar tersebut.

 

Penulis: Risky Wahyudi