Perbaiki Tata Kelola Jurnal, Prodi Ilmu Komunikasi Mengadakan Pelatihan OJS

Reading Time: 2 minutes

UII Yogyakarta— Online Journal System (OJS) sangat diperlukan dalam menunjang publikasi jurnal international. Selama kurun waktu 2001-2010, data dari Pusat Penelitian Perkembangan IPTEK Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukan bahwa jumlah publikasi ilmiah international yang terindeks terbanyak dihasilkan oleh Korea Selatan (KAIST)  dengan 20.183 publikasi. Di posisi kedua adalah Jepang (JST) dengan 13.604 punlikasi. CSIRO Australia mempublikasikan 11.611 publikasi. Sedangkan Indonesia, LIPI baru mempublikasikan 417 dalam kurun waktu 10 tahun tersebut. 

Berkenaan dengan publikasi ilmiah, prodi Ilmu Komunikasi merasa perlu untuk memperbaiki tata kelola jurnal demi menunjang publikasi ilmiah. Untuk menunjungkan publikasi ilmiah tersebut, Ilmu Komunikasi UII juga mulai berkomitmen kuat mempublikasikan jurnalnya dengan mengimplementasikan OJS sebagai sistem operasinya. Dalam rangka itu Selasa, 24 Januari 2017 Prodi Ilmu Komunikasi menyelenggarakan pelatihan OJS (Online Jourrnal System) untuk dosen dan karyawan. Pelatihan ini bertempat di Ruang Audio Visual (RAV) untuk sesi I dan Ruang Rapat Prodi Ilmu Komunikasi untuk sesi II yang dimentori oleh Yuli Andriansyah, dosen Prodi Ekonomi Islam, Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia.

Adapun pelatihan ini ditujukan kepada karyawan dan dosen yang nantinya akan bersentuhan langsung untuk memanfaatkan dan memaksimalkan OJS untuk publikasi dan merekam berapa banyak publikasi yang sudah disitasi di seluruh dunia. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mengenai prosesing sistem jurnal. Setelah diberikan materi peserta kemudian melakukan praktek prosesing jurnal. “Dosen dan karyawan kita libatkan agar mereka semua tahu dan mengerti proses OJS itu seperti apa.” kata Holy Rafika Dhona, penyunting Jurnal Ilmu Komunikasi UII.

 

Penulis Sulistiyawati & Putri Asriyani

Foto: Putri Asriyani