Malaysia (25-27 November 2015) – Isu maskulinitas dan femininitas tidak pernah selesai dibahas. Problematika mengenai kedua hal ini seolah dianggap tidak penting oleh masyarakat. Namun maskulinitas dan femininitas telah mengakar dan berkembang dalam masyarakat melalui segala bentuk media di masyarakat, salah satunya adalah musik. Musik campursari, yang menjadi salah satu ikon budaya jawa, menjadi sebuah “teks” yang bisa digunakan untuk membaca wacana maskulinitas Jawa.