• Office: +62-274-898444 ext. 3267

Dispensi dan Management Krisis

Bertempat di Pusat Studi Media Alternatif NADIM Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), DISPENSI, sebuah klub diskusi dan penelitian di bawah Himpunan Mahasiswa Komunikasi (HIMAKOM) mengadakan diskusi  kritis tentang bagaimana Humas UII menghadapi krisis atas kematian 3 mahasiswa peserta The Treat Camping (TGC) MAPALA UNISI akhir Januari lalu.

 Kasus MAPALA UNISI memang banyak menjadi sorotan berbagai masyarakat luas baik internal bahkan sampai level nasional.  Media nasional selama beberapa hari mengusung kasus ini menjadi kasus nasional, hingga membuat Humas UII harus bekerja ekstra. Mahasiswa Komunikasi kian tertarik menilisik bagaimana humas ini bersiasat di tengah krisis.

Si pemantik diskusi, Kenswari Mulya Nanda P, mahasiswa Ilmu Komunikasi angkatan 2015. Kenswari mengapresiasi kerja Humas UII yang cepat tanggap merespon kebutuhan korban TGC. Catatan kritisnya adalah kerana Humas UII terlalu memberikan porsi besar kepada isu yang dilontarkan media nasional, dan lupa untuk memanfaatkan sosial media. Humas memang seringkali dikritik praktiknya yang sering kali hanya menjadi pendongkrak dan tameng korporat tanpa mengindahkan kepentingan pbliknya. Terlepas dari topik diskusinya, diskusi ini terlihat mulai menggeliat. “sekarang ramai diskusinya,  jadi seneng dan semangat untuk diskusi lagi,” ujar Kenswari.

Diskusi ini menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan dan produkstif bagi mahasisswa, tak Cuma dari prodi Ilmu Komunikasi, tetapi juga terbuka bagi kalangan luas untuk bisa memanfaatkan NADIM untuk saling belajar. Sesuai dengan cita-cita NADIM sebagai common learning, Nadim sangat tak hanya untuk mereka yang duduk dan mengerjakan dan konsultasi skripsi, NADIm sangat terbuka untuk mereka yang bahakan hanya untuk mengobrol dan mengurai ruwetnya pikiran pasca kuliah.

Penulis : Sulistiyawati

Foto oleh sarah Rahma