• Office: +62-274-898444 ext. 3267

Workshop KLIK 18 menjadi pembukaan Communication Month

klik 18 ilkom UII Pembukaan acara ”Communication Month” yang diadakan oleh mahasiswa  komunikasi UII diawali dengan kegiatan workshop dari Klik 18 (Komunitas Lensa  Ilmu Komunikasi 18) yaitu ”Workshop kamera analog dan praktek kamar gelap”.  Acara ini diadakan selama dua hari yaitu tanggal 13 – 14 Maret 2010 pukul 10.00 –  15.00 WIB. Bertempat di Ruang fotografi dan kamar gelab Prodi Ilmu Komunikasi  UII, acara ini mampu menarik minat mahasiswa komunikasi angkatan 2009. 
Workshop ini memang difokuskan untuk menarik anggota klub baru dari mahasiswa angkatan 2009, yang notabene belum mengenal dunia fotografi khususnya tentang penggunaan kamera analog dan kamar gelap. Menurut Praditya Kurniawan, kegiatan ini mampu mengajak mahasiswa untuk mengenal lebih dalam lagi tentang penggunaan kamera analog. Menurutnya, ”jika ingin menguasai tentang fotografi, maka harus tau dulu dasarnya yaitu dengan praktek kamera analog ini”, imbuh Adit yang merupakan ketua workshop.
    Mengingat ini merupakan dasar dari fotografi itu sendiri, maka diharapkan ketika peserta workshop mengusai basic dari fotografi ini maka mereka mempunyai dasar untuk melanjutkan ke tahapan kamera digital (SLR). Hal lain yang juga terkait adalah efektifitas dalam penggunaan fasilitas kamera analog yang selama ini terbengkalai.
    Hari pertama acara workshop, diisi dengan materi tentang fotografi dasar. Secara teknis, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah kamera yang tersedia. Sedangkan pemateri adalah praktisi (fotografer) yang telah mengusai basic ilmu fotografi dasar yaitu Budi Purnomo (anggota Bulp Fotografi, Yogyakarta). Setelah materi selesai, kemudian para peserta diberi kesempatan untuk hunting foto yang berlokasi di seputaran kampus UII, kemudian hasilnya didiskusikan bersama.
    Kemudian workshop pada hari kedua, peserta dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mencoba penggunaan kamar gelap. Meskipun terdapat keterbatasan ruang dan keefektifan dalam praktik dan transformasi ilmu, namun para peserta tampak antusias untuk mengetahui secara teknis tentang cuci cetak film di ruang gelap. Meskipun peserta tidak mencapai target yang diharapkan, namun Adit tetap menganggap acara ini sukses. “Sukses atau tidaknya suatu acara tidak ditentukan dari jumlah peserta yang datang, akan tetapi bisa dilihat dari antusias peserta yang datang untuk tetap mengikuti acara sampai selesai dengan tetap fokus pada praktek kamera analog dan kamar gelap ini”, tegasnya.